Macam-Macam Jenis Pintu

Pintu tak lagi tampil ala kadarnya. Namun kini pintu juga muncul dengan teknologi baru dan jenis yang bervariasi. Adapun jenis-jenis pintu tersebut adalah sebagai berikut.

Paviliun Modern Tropis

Hunian ini bagaikan “oase” di tengah hiruk pikuk kota metropolitan. Desain bangunan yang bergaya modern kontemporer berpadu harmonis dengan kolam renang dan lanskap tropis yang segar sehingga memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah.

Bangunan ini merupakan perluasan dari rumah induk kediaman keluarga Wahyu Auwines yang berlokasi di Cinere, Jakarta Selatan. Pemilik yang berprofesi sebagai konsultan arsitektur dan interior ini menginginkan kamar yang mewah / suite seperti di hotel resor berbintang pada ruang privasi rumahnya sendiri. Sebagai langkah awal Pertama, pemilik mengolah halaman belakang yang luas dan berkontur menurun ke arah belakang dengan cara cut and fill agar ketinggian lantai paviliun dan kolam renang sama dengan rumah induk. Selanjutnya, paviliun dibangun menempel pada bagian belakang rumah induk, yang dapat dicapai melalui selasar. Paviliun tersebut diperuntukkan untuk kamar tidur dan kamar mandi utama serta dilengkapi oleh walk in wardrobe, ruang duduk dalam, area makan di teras, gazebo dan kolam renang.

Paviliun didesain bergaya modern tropis dengan menonjolkan wujud bangunan kubus yang dilengkapi oleh bukaan-bukaan luas, atap pelana tinggi dan teritis lebar agar tercipta suasana santai dan nyaman. Komposisi kotak-kotak geometris pada deretan jendela dan pintu kaca diimbangi oleh kolom-kolom dan balok penopang teras dan selasar sehingga tampil dinamis. Desain ini juga berhasil mengoptimalkan sirkulasi udara segar, dan cahaya alami. Pandangan lepas ke setiap sudut ruangan sehingga berkesan lapang. Ruang dalam ditata terbuka tanpa dinding penyekat masif dan berorientasi ke arah luar sehingga tercipta kesan ruang dalam yang “merangkul” lingkungan sekitar. Bentuk plafon pada ruang duduk dalam mengikuti kemiringan atap pelana agar berkesan tinggi.

Dalam memilih material, arsitek berupaya memadukan berbagai material dan finishing yang natural agar paviliun tampil cukup mewah tetapi tidak mencolok dan pemeliharaannya mudah. Hampir seluruh dinding dan plafon bangunan dicat warna krem kecokelatan yang senada dengan marmer dan kayu pelapis lantai. Gazebonya mengekspos tiang-tiang dari kayu dan penutup atap dari alang-alang. Yang paling unik adalah teritis tambahan dari kayu dan bambu yang menaungi area makan di teras. Dalam menata ruangan dalam, pemilik menerapkan gaya eklektik yaitu perpaduan furnitur bergaya modern alami dengan aksen furnitur khas oriental dan aksesori etnik. Di samping itu koleksi lampu bergaya modern klasik dikombinasikan dengan pencahayaan tidak langsung (indirect lighting) di plafon.
Sofa yang simpel berlapis kain warna putih dipadu dengan meja konsol berhias ukiran khas oriental. Ranjangnya juga mengadopsi wujud tempat tidur dengan empat tiang khas gaya klasik yang bebas dari ornamen rumit sehingga tampil baru dan lebih kontemporer. Warna-warna alami (earth tone) mulai dari hitam, dark coffee brown, broken white, red maroon sampai golden yellow serta didukung oleh tata pencahayaan (lighting) berwarna kuning berhasil menciptakan suasana yang “hangat”. Pencahayaan tekstur dan motif pada pelapis, bedlinen, karpet sampai bantal hias menambah cantik ruangan. Hal ini terlihat pada penataan kamar tidur utama yang lantainya dilapisi oleh panel kayu, dindingnya dihias oleh wallpaper, sofanya dibungkus oleh kulit dan bantal kursi berlapis sutra.
Koleksi benda seni pemilik seperti lukisan, patung dan vas menegaskan tema desain east meet west pada paviliun sehingga tampil atraktif. Beranjak ke ruang luar paviliun, pemilik sengaja membuat kolam renang berbentuk huruf L agar dapat memisahkan area berenang yang dalam untuk orang dewasa dan area berenang yang rendah untuk anak-anak. Salah satu ujung kolam renang diolah menjadi air terjun yang aliran airnya jatuh ke kolam hias di bagian belakang kavling rumah. Dua buah pohon sengaja ditanam di pinggir kolam renang yang ranting-rantingnya dibuat menjulur di atas air sehingga meneduhi orang yang sedang berenang. Kolam renang ini juga ditata mengelilingi area duduk luar dan gazebo yang merupakan area favorit pemilik untuk bersantai dan mengadakan acara kumpul bersama keluarga.

Komposisi tanaman pada taman belakang cenderung bergaya tropis dan simpel dengan aksen seperti pisang kipas yang bentuk percabangannya eksotik dan bunga bugenvil yang berwarna cerah. Keberadaan dan bentuk pohon-pohon yang tinggi dan berdaun lebar menjadi penyeimbang ruangan dan bangunan yang cenderung terbuka sedangkan dinding kaveling disamarkan dengan tanaman dan ornamen outdoor. Tanaman filler diposisikan ke tepi agar berkesan lapang dan tersedia ruang terbuka yang cukup untuk beraktivitas. Untuk duduk di luar tersedia furnitur outdoor seperti bangku dari balok kayu utuh dan kursi untuk berjemur dilengkapi oleh payung. Secara keseluruhan, desain paviliun ini berhasil mengekspresikan kepribadian pemilik yang hangat dan terbuka bagi keluarga dan kerabatnya.

Lokasi : Kediaman keluarga Wahyu Auwines di Cinere, Jakarta SelatanArsitektur dan Interior : Wahyu Ausnies dari konsultan Terras

Source: Majalah Griya ASRI edisi Juni 2008

Hotel Daira Palembang - Indonesia


Rumah Bapak Bambang - Samarinda


Apartemen Paladian Park


Apartemen Sudirman Park



Direktorat Jenderal - Departemen Perdagangan


Butik Arjuna Kebon Jeruk - Jakarta


Daun Pintu (berbagai model)

Macam-macam bentuk dan ukuran daun pintu yang sedang trend saat ini, mulai dari daun pintu tunggal, ganda dan renteng ...








Kusen Jendela (Versi 2)

Kusen Jendela ganda dan renteng atau lebih dari satu daun jendela dengan kusen menyatu







Kusen Jendela (Versi 1)

Kusen jendela tunggal atau dengan daun jendela satu dan terpisah-pisah







Kusen Pintu (Versi 4)

Kusen pintu berlipat atau disebut juga pintu renteng/deret atau pintu garasi







Kusen Pintu (Versi 3)

Kusen pintu tunggal dan kusen pintu 1,5 (satu setengah)

Kusen Pintu (versi 2)

Kusen pintu ganda dengan jendela samping terpisah






Banner for rent



Temporary we only accept 125x125px banner ads.
We accept only with paypal account.
If you interest in this opportunities you can checkout here:



Please send your banner image (we accept only gif, png or jpg) through
this email address include your payment evidence as confirmation.
email address : jhoniegudel@yahoo.com

Rumah Di Maguwoharjo Depok Sleman

RUMAH DIJUAL
Luas Bangunan : 450 m2
Luas Tanah : 1600 m2
Fasilitas :
- 1 Master Bedroom + KM/WC + AC
- 1 Ruang Tidur Tamu + KM/WC + AC
- 2 Ruang Tidur Anak
- 2 KM/WC
- 2 Ruang Tidur Pembantu
- 1 Bar
- 1 Ruang Cuci Piring
- 1 Dapur Kotor
- Ruang Taman
- Teras Depan & Teras Belakang
- 2 Ruang Keluarga
- Ruang Makan
- Halaman Depan & Belakang
- Listrik 5500 W & Telepon
- 2 Sumur
- Lantai Marmer
- Garasi 2 Mobil
- Ruang Serbaguna
- Gudang
- SHM (Sertifikat Hak Milik)
- Taman

- Kusen / Pintu Jati

Harga sudah termasuk perabotan
Lokasi : Jl Stasiun Kembang Baru No: 62, Maguwoharjo, Depok, Sleman
Harga : Rp. 3.525.000.000

Macam-Macam Jenis Pintu

Pintu tak lagi tampil ala kadarnya. Namun kini pintu juga muncul dengan teknologi baru dan jenis yang bervariasi.

Pintu Swing

Jenis pintu yang paling umum dan selalu digunakan di bangunan manapun adalah pintu swing atau pintu kupu-kupu, yaitu pintu biasa yang dapat membuka-menutup dengan cara didorong ke depan atau ditarik kebelakang dengan putaran satu arah maupun dua arah.

Kelebihan pintu swing :

Engsel lebih mudah dipasang dibanding pintu folding dan perawatannya lebih mudah karena tidak ada bantalan rel.

Kekurangannya :
Butuh ruang mengayunkan pintu untuk membuka pintu.

Pintu Geser

Pintu model ini sering disebut juga dengan sliding door. Cara membukanya dengan menggeser pintu ke samping kanan atau kiri. Pintu geser ini biasanya digunakan pada ruang yang sempit karena tidak memerlukan ruang unntuk mengayunkan pintu seperti pintu swing. Pintu geser juga mulai banyak digunakan pada lemari pakaian. karena memberikan kesan rapih. Namun kekurangannya, pemasangannya lebih sulit dan memerlukan struktur bantalan yang kuat untuk menggantung, dan dapat merepotkan bila roda keluar dari rel pengaman.

Pintu Lipat

Pintu ini sering disebut juga dengan folding door. Cara membukanya pun tidak berbeda dengan pintu geser, yaitu dengan digeser kesamping dan menggunakan bantalan rel, namun bedanya pintunya dilipat. Jenis pintu ini biasanya sering digunakan pada ruang keluarga yang menghadap ke taman belakang atau pada pintu garasi.
Kelebihannya :
Dapat membuka pintu lebih lebar dibanidingkan pintu swing dan pintu geser.
Kekurangannya :
Sering
masuknya kotoran kedalanm rel dan membuat mekanisme pintu tidak lancar saat dibuka-tutup.
Memerlukan spasi vertikal untuk tempat daun-daun pintu melipat ke dalam.

Pintu Putar Otomatis

Pintu putar otomatis atau revolving door digunakan pada mall, hotel, dan gedung perkantoran. Pintu ini akan berputar secara otomatis saat terdapat gerakan orang yang hendak memasuki ruangan.
Kelebihan pintu putar otomatis :
Tetap dapat menjaga suhu yang berada di luar dan dalam ruang tidak bercampur.
Kekurangannya :
Dapat menyebabkan antrian ketika sedang ramai orang yang ingin keluar-masuk bangunan

(Okliviana/duniarumah.blogspot.com)

Kusen-Pintu-Jendela Kayu Lebih Artistik

Bulan-bulan ini hujan terus menyirami bumi, saking banyaknya disiram banjir dimana-mana, khususnya di Indonesia. Namun demikian, turunnya hujan membuat pohon-pohon semakin subur. Hutan-hutan yang tandus mulai tumbuh tunas-tunas baru.

Orang-orang yang rumahnya kebanjiran dan kerendam air mulai khawatir kusen-pintu-jendela mereka keropos, dan mereka mulai berfikir untuk mencari pengganti kusen-pintu-jendela mereka dari bahan kayu ke bahan lain, seperti alumunium, PVC, dan yang baru-baru ini lagi gencar-gencarnya mempromosikan yakni dari bahan keramik.

Namun itu semua tidak bisa mengalahkan keindahannya kayu, meskipun bahan PVC dimirip-miripin serat kayu, tidak bisa menyerupai kayu. Kayu memiliki nilai artistic tersendiri yang tidak bisa dimiliki bahan lain.

Kayu juga memiliki daya tahan tersendiri, beberapa jenis kayu ada yang tidak keropos sampai 10 tahun, bahkan ada yang diatas 20 tahun. Ini dilihat dari jenis kayu dan lokasinya. Namun ketahanan ini tidaklah signifikan kalau dikaitkan dengan tren yang berkembang untuk kusen-pintu-jendela.

Orang-orang biasanya menggunakan kusen-pintu-jendela tidak lebih dari 10 tahun, kenapa? Karena mereka suka mengganti kusen-pintu-jendelanya ketika sudah ketinggalan model (zaman), meskipun kayunya masih bagus. Jarang sekali orang-orang terus tetap menggunakan yang lama. Seperti sekarang ini lagi tren kusen-pintu-jendela model minimalis, banyak orang merenovasi rumahnya untuk mengganti kusen-pintu-jendela mereka diganti model minimalis. Tahun-tahun kemarin trennya lengkung dan bulat. Dan tahun-tahun yang akan datang trennya apalagi ? Saya tidak tahu...

source : http://griya-gsp.blogspot.com

Presenting The Sensation of Sauna in Our Home

Stress, fatigue follows us almost every day. On the noise and stacked of the town traffic, many employees and other worker must rack their brain, mobilizes more of their energy, and finally generates Lethargy, bored, also stress. That was fair if it happen, to reduce effect from all the problem there is nothing wrong if you use opportunity for having sauna.

Sauna

By heating our self in closed room, the toxic in our body would be release multitudes with sweat. Our tired gone. Our appearance would be fresh again. But, before starting it, maybe wise to checking up our health condition. If you looking for sweat, go sweaty on the right place and time. It is difference if we want to burn and release the sweat from our body skin pores, for example: when we are on jogging. Most of all will be glad if our body become wet by sweat after encircles house complex to do jogging. That the sign our fat was burn, our body can be remain to slim. But there was another option; the sweet also can be released with another way. Using steam or sauna is a good choice. This last way instead becomes part of urban community’s life style.

Some of Sauna Effects

Sauna reduces stress and fatigue?

High levels of stress put continuous strain in the autonomic nervous system and are a cause beyond the reach of many chronic diseases. Thermotherapy relaxes the muscles and relieves muscle aches. By facilitating the growth of capillaries, which improves circulation, the level of stress is reduced. The infrared rays clear as far accumulation of lactic acid and carbon dioxide in the muscles, eliminating toxins and muscle stiffness disappears. In addition to the physiological effects, a sauna session also contributes to the reduction of stress simply by providing a peaceful and relaxing environment away from everything.

Sauna helps our skin?

Infrared heat penetrates deep into the layers of the skin. Profuse sweating removes deep impurities and toxins, and the increased blood circulation increase of the skin leaving skin glowing. Studies have concluded that infrared heat has been beneficial in the healing of acne, burns, rashes, cuts, eczema and other skin disorders. Profuse sweating increased blood circulation and cleans the skin deep.

Sauna prevents heart disease?

Sauna treatments have a stimulating effect on the cardiovascular system. The increase in the bloodstream, but not blood pressure, stimulates the tiny blood vessels in the skin to widen accommodate increased blood flow. The increase in heart rate has the same positive effect as tedious exercise while you relax in your own spa.
Infrared Sauna

Mainly infrared heat only warms objects in its path and has a lesser effect on the ambient air temperature.

How infrared sauna work?

To understand how infrared sauna work, describe yourself in the open air on a summer day with the sun shining above. Your body feels hot sun and you become hot. Then a cloud passing, blocking the sun. The temperature outside has not changed, but you feel cooler in the shade. The Sun’s infrared rays were heating your body.

Infrared Saun

How does an infrared sauna detoxify the body?

When toxins are present in our body, the blood circulation is blocked and cellular energy is altered. The body’s immune system is inhibited, making it difficult for the body to fight the disease. When heat is applied to infrared major water molecules in our body that contain toxic gases such as sulphur dioxide, carbon dioxide, lead, mercury and chlorine vibrate and are broken down. The encapsulated toxic materials and gases are then released. The infrared heat is often used to treat clogged capillaries, heat increases the pores and capillaries to expel toxins from the body. We can tolerate and even enjoy infrared heat for longer periods than the heat of a hot tub or steam bath, therefore sweating from the heat infrared promotes the most beneficial for detoxification.

How infrared sauna possibly offer all these advantages?

During a 30-minute session, you can relax and enjoy the music, your whole body is working to generate sweat 2-3 times higher than in a traditional sauna. The infrared sauna therapy offers an in-depth heat in a more pleasant atmosphere, providing benefits greater health. Each session allows the body to detoxify, relieve muscle pain by increasing the circulation, burns fat, giving you a workout cardiovascular, reduce cellulite and skin regains shine.

Some Types of Sauna

Many sauna programs on the market, for example: sauna in the spa, sauna in luxury salon, or sauna in the simple room with ingredient mace. You ready to choose. But sometimes we are so lazy to go to the place which serves sauna, maybe this caused by that place too far from our home. So, now there is interesting choice for us, private sauna in our home. Enjoy the luxury of own sauna, without busy and confuse to make an unimportant appointment anymore

Installing or assembling (I don’t say the sauna have to built) the sauna in our home is easy, just choose a prefab sauna or use sauna material kit.

Pre-fabricated Sauna

A pre-fabricated sauna built in pre-finished panels, which screw together. This design offers maximum flexibility. You can choose to have all the exterior walls finished cedar, or you can choose to leave on the outside panels. This means that the walls are hidden from view need not be lined with cedar. It also means that you can leave some or all of the exterior walls of paneling and paint or otherwise finish then according to your taste or to match the other room finishes.

Material Kit Sauna

A sauna material kit is easy to customize a sauna kit equipment. If the sauna is part of a larger renovation, such as a finished basement, or more, it is easy to incorporate into the sauna kit irrespective of the available space. The sauna can be installed to meet the particular parameters: for example, drywall outside can be painted to match and the scenery outside a bathroom.

With all benefits and amenity to assemble or install it, the sauna is “something” proper to present in our home. Relax our self, enjoy the sauna and let’s hope health and happiness would be with us.


source : www.architectaria.com

Clever Coffee Table - Space Saving tables

An original idea for modern life: space savings tables - contemporary design tables. These wonderful tables can be adapted marvelously to your various entertainment needs, even in an urban environment where space is at a premium. A coffee table grows up to become a dining table… So you do not need to find room for both. Neither is compromised, and an air intelligent lifting device ensures easy transition.

Kitchen Workstation - A Computer Station?

If you are like me, you’ll often these days that when you have friends, the computer remains resolutely. That is why the kitchen workstation is such a precious time and concept! Make a place for your “office” equipment in the kitchen may require a risk Balancing Act, you must still looking for revenue and, of course, show your latest vacation photos as you chat in the kitchen and prepare food. The kitchen workstation allows you to do just that, finding a safe and orderly place to hide away from your laptop and other equipment when food is served.

This kitchen design brings “workstation 1″ which has an elegant glass panel of milk (which is illuminated from the inside) and a practical document and paper tray. Mounted on casters lockable, the workstation can even be moved. It is part of the tasty “Tutti-Frutti” collection of wood (wild olive, cherry, plum, apple and nuts) and other classic wood. Or, if you prefer, the job can be done in MDF faces painted white wooden drawers… or vice versa.

Kitchen Workstation

Kitchen Workstation - Computer Station

Kitchen Workstation - Drawer

Gentleman, now you are ready to surf the net, load your mobile phone, and bring technology in the heart of your home with this kitchen workstation.


Dikutip dari www.architectaria.com

Menata Rumah Mungil agar Nyaman

SAAT ini terbatasnya uang sudah tidak relevan lagi sebagai alasan memiliki rumah berukuran kecil. Keterbatasan lahan, apalagi di kota-kota besar, menuntut masyarakat untuk berhemat dalam mendirikan rumah.

BAHKAN masyarakat di perkotaan cenderung ingin memiliki rumah yang praktis dan multifungsi, tetapi tetap nyaman untuk ditinggali. Tidak mengherankan jika gaya minimalis kerap digandrungi sehingga rumah-rumah mungil pun tetap mempunyai seabrek fungsi. Living in the box, mungkin itulah ungkapan yang cocok.

Sebenarnya, masih sulit untuk mendefinisikan rumah mungil karena menurut Prima Haris, konsultan dan pengasuh rubrik konsultasi desain interior di tabloid Rumah, rumah seluas 135 meter persegi pun masih bisa disebut mungil. Belum lagi jika kita menilik kemampuan orang kaya dan miskin dalam membangun rumah.

Akan tetapi, yang jelas dalam rumah mungil hanya terdapat fungsi pokok rumah. Kini rumah mungil tidak selalu berarti kaku, sumpek, dan sempit. Sebenarnya, rumah mungil dapat ditata dengan interior yang tepat agar nyaman dan terkesan luas.

Menarik untuk dikaji, tips 3 in 1 + Prima Haris, dalam acara Temu Pembaca Tabloid Rumah, di Bandung, Rabu (15/6). Temu pembaca ini merupakan salah satu rangkaian acara Kompas- Gramedia Fair bersama BNI Tapenas yang digelar di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Institut Teknologi Bandung (ITB), 14-19 Juni 2005.

PERTAMA, jadikanlah rumah mungil sebagai cerminan gaya hidup kita. "Interior ialah jiwa yang punya rumah," tutur Haris. Maksudnya, sesuaikanlah desain interior rumah kita dengan karakter dan gaya hidup kita sehari-hari.

Orang yang suka membawa pekerjaan ke rumah bisa saja menata ruang kerjanya sedikit berbeda dengan desain ruangan lainnya. Ini dilakukan agar mereka dapat bekerja senyaman mungkin.

Lain "si tukang kerja", lain pula "si tukang mandi". Misalnya, seorang seniman yang senang berlama-lama di kamar mandi karena kerap mendapat inspirasi di sana bisa menambahkan aksesori dan fungsi tambahan pada ruangan. Aksesori tambahan itu akhirnya bisa berfungsi sebagai sarana untuk bekerja.

Kedua, ruangan yang sempit dapat memberikan kesan yang luas jika kita mempertimbangkan pilihan warna cat, keberadaan cermin dan kaca, serta minimnya aksesori.

Haris, yang juga alumnus Teknik Arsitektur ITB ini, menjelaskan, warna senada atau yang masih satu turunan sebaiknya menjadi pilihan kita ketika mengecat rumah. Jadi jangan memilih warna-warna yang gelap karena akan memberikan kesan sempit pada ruangan. Pilihlah warna yang dapat memberikan kesan ringan dan teduh.

Namun, patut diingat, pilihan warna cat ini pun harus disesuaikan dengan fungsi ruangan. Warna yang lembut dan ringan, seperti biru dan ungu, kurang cocok untuk ruangan belajar anak karena akan memberikan kesan teduh. Akibatnya, anak akan kurang bergairah belajar. Merah dan oranye, yang bersifat ceria serta riang, adalah contoh warna yang justru cocok untuk kondisi belajar anak.

FAKTOR pencahayaan dari lampu pun tidak sepatutnya dilupakan. Cahaya lampu, menurut Haris, hanya ada dua, yaitu kuning dan putih. Cahaya putih dari lampu neon, misalnya, lebih memberikan kesan dingin, formal, dan tidak alami. Adapun warna kuning berkesan lebih hangat, segar, alami, dan romantis.

Sementara itu, kaca yang membatasi bagian dalam rumah dengan ruangan di luarnya pun memengaruhi kesan pandangan yang ditimbulkan. "Adanya kaca membuat kita bisa melihat keluar. Hal ini, secara psikologis, memberikan kesan bahwa ruangan itu luas," tutur Haris.

Selain itu, adanya kaca membuat sinar matahari bisa masuk ke dalam ruangan. Nuansa ruangan dapat mengalir ringan jika sinar matahari leluasa masuk dan pandangan mata lepas ke halaman.

Unsur vertikal terlalu banyak dan blocking untuk memisahkan satu ruangan dengan yang lainnya juga dapat memberikan kesan kaku dan sempit. Sebaiknya hindari unsur vertikal yang terlalu banyak ini. Bufet kecil atau bahkan sofa bisa dijadikan media penyekat ruangan.

Jika kita memiliki rumah yang mungil, sebaiknya pula memilih mebel yang kalem dan simpel. Mebel yang dipilih pun dianjurkan memiliki warna yang mendekati warna dinding sehingga tidak terkesan berat dan sempit.

Warna gelap biasanya cenderung terkesan mengarah mendekati kita sehingga ruangan tampak lebih sempit. Unsur- unsur alam, seperti pepohonan dan tanaman bunga, dapat pula ditambahkan untuk memberikan kesegaran pada ruangan.

PEMANFAATAN ruang-ruang kosong yang ada di rumah untuk menaruh barang-barang merupakan faktor ketiga dari konsep 3 in 1. Misalnya, ruang di bawah wastafel yang biasa kosong dapat dimanfaatkan untuk menyimpan beberapa jenis barang.

Kemudian ruang kosong sekitar satu meter di bawah plafon pun dapat lebih difungsikan. Berburu ruang sisa, itulah istilah Haris. "Dengan begitu, satu tempat bisa saja multifungsi," ujar pria yang pernah menjadi Direktur Indonesian Interior and Architectural Space Resource Center ini.

"Dinding menganggur, no way," kata Haris. Justru di dindinglah terdapat kekayaan kita. Selain ketiga hal di atas, dinding rumah pun dapat dimanfaatkan. Ia mengatakan, kita bisa saja membuat rak buku di dinding rumah. Namun, warna rak pun jangan terlalu kontras dengan warna dinding yang ada.

Bagi yang ingin memasang wallpaper, pakailah yang bermotif dan berwarna ringan. Corak lekukan daun yang lebar-lebar, misalnya, justru bisa menyita pandangan. Warna polos dengan garis tipis-tipis dan kotak kecil-kecil malah dapat mengistirahatkan pandangan dan pikiran kita sehingga menjadi rileks.

Jarak lantai dan plafon pun tak luput jadi perhatian Haris. Jarak yang sempit di antara keduanya seolah mempersempit ruang gerak kita. Luasnya jarak antara lantai dan plafon justru membuat kita lebih leluasa bergerak dan sirkulasi udara pun lancar.

Ditanya mengenai estetika penataan rumah mungil, Haris menjawab, "Bagi saya saja yang seorang desainer interior, yang penting nyaman. Estetika nomor dua." Dalam perkembangan selanjutnya, tentunya rumah mungil pun akan berubah karena bertambahnya beberapa hal.

Bertambahnya anggota dan aktivitas keluarga, kebutuhan ruang, dan peningkatan kualitas hidup adalah beberapa di antaranya. Akan tetapi, yang perlu diingat dalam merenovasi adalah mengenali rumah kita terlebih dulu, menghitung kebutuhan ruang, dan menentukan skala prioritas. (dikutip dari Kompas 17 Juli 2005)

Harga Material Bahan Bangunan yang tidak pernah turun.



Mau bangun rumah? Harus siap-siap dengan harga material yang terus merangkak naik dari waktu ke waktu. Dalam tempo hari/bulan, harga bisa saja berubah.

Sebagai contoh, ini daftar harga material terhitung s.d. April 2008 :

1.
Besi bekas (cakar : 80 x 80 x 20, dll) dihitung kiloan : Rp 8.500,- per kg.
2.
Besi ukuran 12 (banci) x 12 m : Rp 75.000,- per btg
3.
Besi ukuran 10 mm x 12 m : Rp 70.000,- per btg
4.
Besi ukuran 10 mm (banci) x 12 m : Rp 48.000,- per btg
5.
Besi ukuran 8 mm x 12 m Rp 43.000,- per btg
6.
Besi Ring beton (bekas) 8 x 15 : Rp 8.000,- per kg
7.
Pasir Pasang Rp 275.000,- per truk
8.
Pasir beton Rp 140.000,- per colt
9.
Batu Kali Fondasi Rp 340.000,- per truk.
10.
Batu Split Rp 140.000,- per colt
11.
Semen Rp 42.500,- per sak.
12.
Paku 7 cm : Rp 14.000,- per kg.
13.
Paku 5 cm : Rp 11.500,- per kg.
14.
Paku Triplex : Rp 24.000,- per kg
15.
Bata Garut Rp 340,- per buah
16.
Blok beton ringan : Rp 1600,- per buah
17.
Bata berlubang (buat angin-angin) Rp 2.000,- per buah.
18.
Papan Borneo 2 cm x 20 cm x 4 m Rp 55.000,- per lembar
19.
Papan Borneo 2 cm x 20 cm x (+/-) 4 m (bekas) Rp 24.000,- per lembar
20.
Kayu Kaso Borneo super jambi 4m x 6 cm x 4 cm Rp 28.000,- per btg
21.
Kayu Kaso Rasamala (bekas) 5 cm x 7 cm x 4 m : Rp 50.000,- per batang
22.
Kayu Reng Albasia Rp 7.500,- per btg
23.
Paralon 4 inchi Maspion Rp 78.000,-
24.
Paralon 2 inchi Maspion Rp 34.000,- per batang
25.
Paralon 1 inchi Maspion Rp 20.000,- per batang
26.
Sambungan paralon 4 inchi ke 2 inchi Rp 4.000,-
27.
Lem PVC 400gr Rp 21.000,-
28.
Kawat beton Rp 12.500,- per kg.
29.
Glass block Rp 90.000,- per dus (isi 6 buah)
30.
Loster (lubang angin dari kayu) : Rp 30.000,- per buah
31.
Multiplex 9 mm : Rp 89.000,- per lembar
32.
Triplex 4 x 8 Rp 47.500,- per lembar
33.
Kunci Besi 16 mm Rp 5.000,-
34.
Gergaji Besi Rp 9.000,- per buah
35.
Cangkul merk Buaya : Rp 35.000,-
36.
Garpu tanah : Rp 40.000,-
37.
Ember aduk kecil Rp 5.000,-
38.
Ember aduk besar Rp 6.000,-
39.
Kawat ayakan pasir 1,5 meter Rp 12.000,-
40.
Benang nilon : Rp 5.000,- per gulung
41.
Pintu PVC (kamar mandi) di Tulus Door : Rp 195.000,- per pc.
42.
Pintu kayu nyatoh (finished) + kaca ukuran 36 x 82 x 210 : Rp 1.000.000,- per lembar (ini udah dikorting).
43.
Mau dari jati? Pintu kayu jati unfinished 36 x 82 x 210 : Rp 2.500.000,- per lembar
44.
Pintu garasi dari kayu, ukuran 65 cm x 210 cm : Rp 1.000.000,- per lembar. Jadi untuk 1 garasi, yang bisa terdiri dari 5 pintu, minimal perlu Rp 5.000,000,- per set, belum termasuk kusennya.
45.
Kusen/Pintu Garasi Besi (bekas) 1 set : Rp 3.200.000,-
46.
Kusen Jendela ukuran 50 cm x 150 cm (buat dari Rasamala bekas) Rp 270.000,- /buah
47.
Kusen pintu (buat dari Rasamala bekas 82 x 210 cm) Rp 250.000,-
48.
Kusen pintu 243 x 210 cm (buat dari Rasamala bekas) Rp 335.000,-
49.
Tangga Putar besi tempa Rp 2.350.000,- 1 set.
50.
Pagar (besi) Rp 350.000,- per meter (minimal, tergantung design)
51.
Terpal 5 x 7 m : Rp 192.500,-
52.
Ongkos gali/ngebor sumur, kedalaman 24 m Rp 1.800.000,-
53.
Pompa Dragon Rp 200.000,-
54.
Ongkos Tukang (bersih) : Rp 50.000,- per hari
55.
Ongkos Laden (bersih) : Rp 30.000,- s.d. Rp 40.000,- per hari
56.
Sewa mollen (sudah termasuk bahan bakar solar) : Rp 250.000,- per hari
57.
Keramik merk Platinum 40 x 40 : Rp 42.500,- per dus (1 m2) http://www.platinumceramics.com/?main=1
58.
Keramik merk Masterina 40 x 40 (tekstur kasar) : Rp 35.000,- per dus (1m2)
59.
Keramik merk Masterina 20 x 20 (tekstur kasar, u kamar mandi) : Rp 32.000,- per dus
60.
Keramik merk Diamond 20 x 20 (tekstur kasar, u kamar mandi) : Rp 46.000,- per dus
61.
Closet jongkok merk TOTO warna putih : Rp 120.000,-/pc
62.
Closet duduk merk TOTO warna putih : Rp 1.200.000,-/pc
63.
Batu Andesit ukuran 20 x 40 : Rp 120.000,-/m2

Hati-hati beli besi! Jangan tergiur dengan harga murah. Ada besi "banci".. Umpama maunya beli besi 10 mm, kalau besinya tidak full alias banci (istilah toko besi), maka pas diukur ternyata cuma 8 mm atau 7,8 mm. Biar g tertipu, bawa jangka sorong deh.. ukur sendiri diameternya.

Putar otak! Tidak semua bahan bangunan harus baru, beli bekas asal teliti juga sama bagusnya. Tapi harus survey dulu dan pintar nawar.

Kayu bekas, lebih kering daripada yang baru, dan bisa dapat kayu yang bagus semacam Rasamala atau Kamper Kruing.

Cara memilih keramik : http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/11/17/pr2.htm

Setelah kenaikan BBM 24 Mei 2008 kemarin, harga material ikut naik rata-rata 30%, jadi sebagai contoh besi bekas yang tadinya harganya Rp 8.500 s.d. 9.000 rupiah, sekarang harganya menjadi Rp 12.000,-. Yang lain, tinggal dikonversi deh...

Selamat membangun rumah!

Minimalist Old Windows Design

Minimalist old windows in Vredenburg castle at Jogjakarta's city in Indonesia was build by Netherlands government when they colonize Indonesia. From the detail of design, we can learn about minimalist character with cheap cost, cheap material and simple design of windows. This large windows use by solid teak wood with paint color to be cover it. This design learn us to thinks more about minimalist design character in this era. We can study about minimalist design use for the function, not just for build entertainer minimalist buildings, but we can learn the building function from all accessories of building details until the building space character. The detail from this windows has a great idea with big strong hinges use for, so that will make safely building from the outside. Because the function of this building is for defense building from enemies.

Readmore at : http://limasan.blogspot.com/

Trick dan Tips Merencanakan Membangun Rumah Tinggal

Semua manusia membutuhkan tempat tinggal atau yang kita sebut sebagai rumah. Ketika sudah saatnya seseorang untuk memulai hidup berkeluarga, mereka akan membangun rumah tangganya dengan pemenuhan kebutuhan pokok berupa rumah tinggal, sandang dan pangan. Semua hal tersebut akan diperoleh dengan bekerja. Rumah tinggal yang merupakan kebutuhan utama sebuah keluarga memang sangat sulit didapat, karena membutuhkan biaya yang besar untuk mendapatkannya. Beberapa trick mungkin dapat dilakukan oleh semua orang seperti berikut ini :
  1. Berhemat dan sisakan uang jajan sejak usia muda
  2. Buatlah target menabung dengan mengubah jumlah nilai uang dalam bentuk perkiraan harga tanah 20 tahun mendatang, seperti berikut ( 1 meter persegi tanah = 250 ribu rupiah – 2 juta rupiah atau lebih ). Tabunglah nominal tersebut dalam target jangka waktu tertentu (seminggu, sebulan atau setahun) untuk membeli tanah seluas satu meter persegi dan targetkan berapa luasan tanah yang kita inginkan untuk rumah keluarga.
  3. Carilah referensi desain rumah yang disenangi di majalah atau pada buku-buku arsitektur.
  4. Buatlah skematik design rumah yang dimulai dengan jumlah ruang dan jenis ruang yang didambakan sesuai dengan fungsi ruang pada nantinya. Bisa dalam bentuk diagram tulisan.
  5. Gabungkan diagram jumlah ruang dengan model desain peruangan yang didapat dari referensi majalah diatas. Cocokkanlah keduanya dalam kesatuan fungsi dan ruang yang diinginkan. Jika ada yang belum cocok atau kurang, carilah lagi pada referensi lain sebanyak-banyaknya.
  6. Buatlah skematik denah peruangan yang diinginkan dengan menggabungkan desain dan jumlah peruangan yang sudah dipilih diatas. Buatlah kemungkinan denah sebanyak-banyaknya dan bayangkan kecocokan setiap ruang terhadap transisi antar ruangnya.
  7. Ketika perkiraan biaya yang ditabung sudah terpenuhi untuk membeli luasan tanah yang diinginkan, Mulailah mencari tanah menurut daerah yang kita senangi dan kecocokan terhadap denah peruangan serta bentukan bangunan yang sudah kita buat sebelumnya. Tidak menutup kemungkinan kesemuanya akan berubah karena faktor site existing dan faktor lingkungan sekitar site. Faktor yang harus dilihat pada site yang kita inginkan adalah keadaan air tanah, sistim sanitasi riol kota, jaringan listrik dan yang terpenting adalah komunitas lingkungan sekitar terhadap sosialisasi dan keamanan.
  8. Konsultasikan semua data yang diperoleh dan kebutuhan rumah ideal yang didambakan kepada arsitek sebagai wadah konsultasi jasa yang membantu terlaksananya impian tersebut.

Semua faktor diatas akan di random oleh arsitek sebagai kesatuan yang utuh, yaitu rumah terhadap fungsi, rumah terhadap lingkungan hunian, rumah terhadap penghuni didalamnya dan rumah terhadap existing site. Kesemuanya akan direalisasikan oleh arsitek sebagai wujud rumah sebagai tempat tinggal sebuah keluarga yang harmonis terhadap lingkungannya.

source : http://www.riyantoyosapat.com/

Menata Rumah Mungil Agar Tetap Cantik dan Nyaman

Kecenderungan masyarakat di perkotaan pada saat ini ingin memiliki rumah yang praktis dan multifungsi, tetapi tetap nyaman untuk ditinggali. Tidak mengherankan jika gaya minimalis kerap digandrungi sehingga rumah-rumah mungil pun tetap mempunyai seabrek fungsi. Beberapa orang mengatakan Living in the box, mungkin itulah ungkapan yang cocok.


Akan tetapi, yang jelas dalam rumah mungil hanya terdapat fungsi pokok rumah. Kini rumah mungil tidak selalu berarti kaku, sumpek, dan sempit. Sebenarnya, rumah mungil dapat ditata dengan interior yang tepat agar nyaman dan terkesan luas. Meskipun hanya memiliki lahan yang terbatas Anda harus bisa mensiasati ruang-ruang yang sempit agar dapat memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan keluarga. Dan mencari solusi agar kesan sesak yang seringkali terlihat pada rumah-rumah mungil bisa diminimalisasi.

Baca selengkapnya di http://architectaria.blogspot.com/2008/02/menata-rumah-mungil-agar-tetap-cantik.html#links

Bangun Rumah: Persiapan untuk membangun rumah

Saya sering mendapatkan pertanyaan ke email saya soal apa saja yang harus dipersiapkan dalam membangun rumah idaman, oleh karena itu dengan pengalaman yang masih terbatas dan kemampuan menulis yang pas-pasan saya menulis di blog ini untuk membantu rekan-rekan yang mungkin masih awam atau belum pernah sama sekali membangun rumah.
Hal pertama yang harus diperhatikan dalam persiapan mewujudkan rumah impian Anda adalah masalah budget yang disediakan, ini sangat penting sekali, karena dalam membangun rumah seringkali bila tidak direncanakan dengan matang maka akan mengganggu keuangan keluarga.
Ok, bila sudah dipersiapkan budget yang Anda sediakan, kita mulai dengan bagaimana membangunnya, apakah Anda akan memakai jasa arsitek-kontraktor? Atau hanya jasa arsitek? Atau Anda malah yakin dengan kemampuan merancang sendiri?

Baca selengkapnya di : Bangun Rumah: Persiapan untuk membangun rumah

Membangun Rumah Dengan Biaya Rp 2jt/m2 Kebawah?

Harga minyak bumi di pasaran dunia sudah menembus level $100/barrel nya, bagi banyak pihak jelas akan sangat berdampak, khususnya jelas bagi bidang usaha yang saya tekuni yaitu properti. Bayangkan saja berdasarkan informasi harga baja terakhir saya dapatkan adalah mencapai 12rb/kg untuk jenis IWF 200, sedangkan untuk besi beton sebagai contoh saja besi ∅ 8mm (bukan yang full) sudah mencapai 43rb/btg. Bisa dibayangkan berapa dana yang dibutuhkan untuk membangun sebuah rumah 2 lantai dengan luas 120m2 (untuk beberapa wilayah bahkan harus diurug cukup tinggi supaya terhindar dari banjir, seperti di daerah kelapa gading). Kalau tahun kemarin untuk membangun sebuah rumah dengan desain modern minimalis (spesifikasi bahan kualitas menengah) mungkin membutuhkan dana sebesar 2-2,5jt/m2, jelas tahun ini akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Alternatifnya bagi sebagian orang adalah dengan membeli rumah yang sudah jadi atau membeli apartemen yang supply dari pengembang saat ini cukup banyak pilihan dengan ragam alternatif pembiayaan yang cukup meringankan, tapi bagi sebagian orang yang ingin memiliki rumah yang desainnya sesuai dengan keinginan sendiri dengan dana yang pas-pasan, kenaikan harga material ini jelas membuat kepala jadi lieur (bhs. Sunda: pusing). Lalu apa yang harus dilakukan? Menunda membangun rumah impian Anda, namun resikonya harga material akan lebih naik lagi, atau tetap membangun dengan resiko pembangunan berhenti di tengah jalan karena dana yang ada tidak cukup untuk mengimbangi kenaikan harga. Dua-duanya jelas bukan pilihan yang menentramkan hati.

Jadi sebaiknya harus bagaimana?

Optimalisasi Dan Efisiensi Dalam Merancang Dan Membangun Rumah Tinggal

Selama berprofesi menjadi seorang arkonist (istilah saya untuk arsitek merangkap kontraktor), sebenarnya tanpa disadari saya telah menerapkan system value engineering (rekayasa nilai), yaitu suatu usaha yang dilakukan secara sistematik dan terorganisir untuk melakukan analisis terhadap fungsi sistem, produk, dan jasa dengan maksud untuk mencapai atau mengadakan fungsi yang esensial dengan life cycle cost yang terendah dan konsisten dengan kinerja, keandalan, kualitas dan keamanan yang disyaratkan (definisi diambil dari Makalah Puti Farida Marzuki yang berjudul Rekayasa Nilai : Konsep dan Penerapannya di dalam Industri Konstruksi).

Karena selama ini karena saya mendapatkan proyek hanya dengan promosi mulut lewat mulut saja (teman dan temannya teman) yang sebagian besar adalah proyek dengan tight budget. Maklum karena 80% klien saya masih berusia cukup muda (dibawah 35 tahun). Sehingga jelas saya harus berpikir extra keras untuk merancang dan mewujudkan rumah impian para klien saya dengan dana seminim mungkin, sehingga saya mau tidak mau menerapkan suatu sistem value engineering.


Baca selengkapnya di sini ....

Profile Perusahaan


Toko Kusen Online ini dikelola oleh PD. Berdikari Kusen yang berlamat di Kampung Bulak Perwira, Bekasi Utara. Toko Kusen Online menerima pesanan Kusen, Pintu, Jendela dan berbagai Furniture lainnya.

MOTTO : "Kepuasan pelanggan adalah keinginan kami!"

Contact Person


















Bp. Adi Irvan Kurniawan
No HP : 085692909818 / 02196396616
email : irvan_cuakep@yahoo.co.id

Katalog 2 - New!!





Katalog 1


Daftar Harga (New per 12 Januari 2009)


Daftar Harga Kusen, Pintu, Jendela yang kami tawarkan disini hanya perkiraan saja berdasarkan jumlah kotak design dan jenis bahan kayu. Untuk Bahan lainnya bisa hubungi staff pemasaran kami.

  1. Harga tidak termasuk dengan finishing, baik cat, melamic, maupun pelitur.
  2. Harga tidak dengan architrave, list, kunci, engsel, gorden, dan trails
  3. Gratis biaya pengiriman untuk jabodetabek dengan minimal pembelian/pemesanan Rp 2.000.000
  4. Pembayaran bisa dilakukan Cash/Tunai ataupun Transfer Bank ke Bank Mandiri No Rekening  1250007369044 a.n. Adi Irvan Kurniawan
  5. Harga sewaktu-waktu bisa berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya. Lebih baik segera hubungi kami.

Memilih Rumah Berkarakter Penghuni

Desain arsitektur rumah akan selalu berubah seiring dengan perkembangan budaya masyarakat yang dinamis. Perkembangan teknologi dan perekonomian telah mengubah konsep berpikir manusia.

Saat memilih desain arsitektur bangunan rumah sebaiknya tidak mengekor tren yang tengah digandrungi masyarakat, karena bisa jadi tren desain rumah yang Anda pilih tidak selaras dengan karakter penghuni. Lagi pula, tren desain tidak bertahan lama dan akan terus berganti.

Pilihlah desain rumah yang mampu menampilkan kecantikan dalam (inner beauty) dari bangunan, ruang yang dibuat sesuai kebutuhan, tata ruang mengalir, penataan interior sederhana dan fungsional. Rumah yang selaras dengan karakter penghuni, kondisi iklim tropis, sosial budaya, dan lingkungan sekitar.

Arsitektur modern tropis merupakan pengembangan arsitektur tradisional dengan penambahan dan penyesuaian kehidupan masyarakat modern. Arsitektur modern tropis memiliki nilai estetika khas bangunan tropis yang modern (ramah lingkungan tropis, sesuai kekinian), model bangunan memiliki keabadian baik dari segi desain dan seni, serta benar dari segi fungsi, kebutuhan, iklim, dan lingkungan sekitar.

Kemampuan bangunan mengakomodasi keadaan iklim tropis menambah kenyamanan penghuni rumah dan hemat energi. Rumah modern tropis hadir sebagai rumah yang nyaman dihuni, tampilan desain menarik, dan tanggap terhadap iklim tropis. Hidup di daerah tropis mensyaratkan rumah ramah lingkungan tropis yang panas dan lembab, serta musim hujan dan musim panas bergantian sepanjang tahun. Rumah dirancang dengan mempertimbangkan dan memanfaatkan secara optimal sumber daya alami cahaya dan udara ke dalam rumah.

Setiap ruangan dalam rumah diterangi cahaya alami sepanjang hari yang masuk melalui bukaan pintu jendela lebar dan lubang angin (ventilasi) di sekeliling bangunan, serta skylight di beberapa pojok atap plafon. Ruang terasa terang dan segar sepanjang hari (pagi-sore).

Sirkulasi silang udara segar yang masuk mengalir lancar dan atap plafon yang cukup tinggi (2,5-3 meter) menciptakan ruang terasa segar, tidak sumpek atau lembab, dan meminimalkan pemakaian kipas angin atau AC.

Rumah bukan sekadar tempat berteduh dari terik matahari atau siraman hujan, tetapi rumah adalah tempat proses sosialisasi bagi seorang manusia bersama keluarga. Teritisan lebar memberikan keteduhan teras, bangunan, dan menyelesaikan masalah tempias air hujan. Di bawah teritisan tempat jatuhnya air hujan dibuat taman kering dengan permukaan koral linier memanjang yang memudahkan resapan air, sekaligus meniadakan talang air yang sering kali tersumbat atau bocor. Saat hujan, dinding dan lantai tidak becek dan licin, dinding bersih dari percikan air lumpur.

Keterbukaan dan hubungan antarruang yang cair membuat sirkulasi ruang terasa mengalir dari depan ke belakang hingga atas. Ruang bersama disediakan sebagai tempat bercampurnya berbagai kegiatan multifungsi, seperti ruang tamu dan ruang keluarga, ruang keluarga, ruang makan dan dapur, ruang keluarga dan ruang belajar bersama.

Kelebihan rumah modern tropis yang akomodatif terhadap iklim tropis membuat rumah terasa lebih hidup dan hangat. Perpaduan kearifan arsitektur (tradisional) tropis, pemenuhan kebutuhan kehidupan modern, serta material modern (beton, baja, kaca, fiberglass) dan material alami (kayu, batu kali, batu bata, terakota).

Mengolah material lokal (batu kali, batu bata, teraso, koral, kayu, kelapa, bambu, eceng gondok, pelepah pisang) dengan kreatif dan tepat guna membuat bangunan berumur panjang, hemat pemeliharaan, dan memberi nilai tambah eksotis tropis bangunan secara keseluruhan. Jalinan kemajuan teknologi industri (presisi, dingin) dan budaya pengrajin (alamiah, hangat) membuat kesan rumah semakin hangat dan memberikan karakter bangunan yang kuat.

Pembuatan void dan distribusi void yang tepat dan merata secara klimatik tropis berfungsi menjaga kelancaran sirkulasi udara dan cahaya alami ke dalam rumah. Bagian atas void dilengkapi pergola yang berguna menyaring intensitas sinar matahari dan katalitas cahaya yang berubah-ubah, serta tempias air hujan pada keempat sisi dinding bangunan.

Kepekaan arsitektur modern tropis mendorong bangunan terbuka terhadap ruang luar sebagai satu kesatuan secara berimbang. Ruang dalam, teras, dan taman sebagai kesatuan perluasan ruang. Artinya, kegiatan yang berlangsung di dalam ruang dapat ditarik ke teras terus selanjutnya ke taman, seperti fungsi ruang makan saat berlangsung pesta keluarga.

Kehadiran taman menambah nilai bangunan. Nilai ekologis sangat kental. Taman modern tropis menekankan pada pemakaian sedikit jenis tanaman (rumput atau tanaman pengalas lain, 1-3 pohon, bambu pembatas), memberi efek hijau yang kuat, hamparan koral dan 2-3 sumur resapan air (memperbesar daya resap air tanah), serta mudah pemeliharaannya.

Penyelesaian dinding dan lantai plester semen, beton ekspos, pintu dan jendela ekspos kayu polos dengan atau tanpa kusen, hemat biaya konstruksi, tetapi mampu menampilkan keindahan bangunan. Dinding rumah dirambati tanaman untuk meredam kebisingan, menyerap gas polutan, menahan radiasi matahari, dan menyejukkan suhu ruang dalam.

Keterbatasan lahan dan konsekuensi atas lahan terbangun mendorong pembangunan atap-atap rumput menggantikan atap rumah konvensional. Kehadiran pohon berfungsi menyaring sinar matahari yang masuk berlebihan (meredam panas dalam bangunan, mengawetkan cat dinding), menciptakan keteduhan, dan menghasilkan efek bayangan pada dinding dan lantai.

Minimalis

Gaya hidup masyarakat kota yang cenderung praktis dan efisien menjadi dasar desain rumah minimalis masih banyak diminati. Berbagai bentuk bangunan rumah, rumah toko, hotel, hingga apartemen mengambil bentuk minimalis sebagai daya tarik konsumen.

Bentuk mengikuti fungsi. Rumah minimalis hadir dengan karakter lebih jelas (bentuk dan ruang geometris, sederhana), lebih baik (kokoh), dan lebih kuat dengan ruang-ruang yang kosong (sedikit ornamen dan perabotan). Minimal menjadi tujuan sekaligus ornamen itu sendiri yang sederhana dan murni. Garis lurus, bidang datar mulus terkadang kasar, dan pertemuan bidang serba siku tegak lurus. Blocking massa, material, pencahayaan, pengulangan, sirkulasi ringkas, optimalisasi multifungsi ruang dan berurut.

Pemakaian bahan efisien, praktis, ringan tapi kokoh, dan berteknologi tinggi. Beton ekspos polos atau bertekstur pada dinding rumah, jendela kaca lebar sedikit, atau bahkan tanpa sambungan. Rangka bangunan dari beton hingga baja. Atap dari genteng tanah liat, sirap, hingga pelat baja. Tangga melayang dari pelat dan tali baja, beton ringan, hingga tangga lipat.

Bahan kayu polos tanpa ornamen, hanya dipelitur atau dicat, tetap banyak digunakan untuk kusen dan daun pintu dan jendela. Kusen dari aluminium yang tahan lama juga sudah banyak dilirik. Pagar beton bertekstur, tembok daun sirih (potongan batu kali disusun bertingkat), hingga pagar tanaman yang memperlembut kekakuan bangunan.

Rumah minimalis menekankan bentuk desain yang lugas, polos, sederhana, tidak rumit, kompak, dan efisiensi ruang. Kesan minimalis hanya bagian esensial fungsi rumah yang tetap dipertahankan. Kreativitas dan inovasi perkembangan teknologi membuat rumah minimalis akan terus berkembang lebih kompak, trendi, dan praktis, serta tetap menjadi pilihan favorit simbol baru masyarakat urban.

NIRWONO JOGA Arsitek

sumber: http://www.kompas.co.id

Dunia Priswanto: Tips memilih rumah

Memilih rumah bisa dikatakan gampang-gampang susah, mengingat harganya yang tidak bisa dikatakan murah dan biasanya juga akan digunakan seumur hidup maka diperlukan pertimbangan yang matang sebelum kita menjatuhkan pilihan kepada salah satu proyek perumahan yang kita incar. Berikut ini beberapa hal yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih sebuah rumah:

baca selengkapnya di : Dunia Priswanto: Tips memilih rumah

Katalog 4 - New!!





Katalog 3